AS Bebaskan Utang Indonesia Untuk Perlindungan Hutan

Pemerintah Amerika Serikat membebaskan utang pemerintah Indonesia senilai 50 juta dolar AS bagi perlindungan hutan di Sumatra dan Kalimantan.

“Kami bebaskan utang senilai 50 juta dolar untuk program konservasi hutan di Indonesia,” kata Wakil Duta Besar AS, Ted Osius, di Surabaya, Jumat.

Ia merinci utang senilai 50 juta dolar AS yang dibebaskan itu nantinya ditujukan bagi upaya program konservasi hutan di Sumatra senilai 30 juta dolar AS dan di Kalimantan sebesar 20 juta dolar AS.

Oleh sebab itu, dia meminta pemerintah Indonesia memanfaatkan dana tersebut untuk program konservasi hutan yang mengalami kritis selama beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, pemerintah AS memberikan dana hibah senilai 500 juta dolar AS untuk program konservasi lingkungan hidup di Indonesia selama lima tahun ke depan.

“Pemerintah kami sangat perhatian terhadap program konservasi lingkungan hidup di Indonesia,” kata Ted sebelum bertemu para aktivis lingkungan dan HAM di rumah dinas Konjen AS di Surabaya itu.

Ada enam negara yang menjadi perhatian serius pemerintah AS dalam program konservasi lingkungan hidup, termasuk di Indonesia.

“Kebetulan Konjen AS di Surabaya bertanggung jawab atas program konservasi lingkungan di Indonesia kawasan timur,” katanya didampingi Konjen AS di Surabaya, Kristen F Bauer.

Selain program konservasi lingkungan hidup, pemerintah AS juga memberi perhatian pada perlindungan kelautan dan energi berbasis lingkungan dalam menghadapi perubahan iklim.

“Bahkan, kami mendorong pemerintah Indonesia bisa menggali potensi-potensi energi alternatif yang selama ini belum dimanfaatkan,” kata Ted.
(*)

Iklan

Aziz Gagap Tetap Rahasiakan Hubungannya Dengan Nunung

Komidian Aziz Gagap yang setiap pentas di Opera Van Java terlihat memiliki hubungan khusus dengan lawan mainnya Nunung belum mau membuka apa yang sebenarnya terjadi.

“Hubungan saya dengan Mbak Nunung silahkan masyarakat menafsirkan sendiri,” katanya ketika bertemu wartawan menjelang pementasan OVJ di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/4).

Ia mengemukakan bahwa dirinya enggan menjelaskan hubungan tersebut karena ada kekhawatiran pada dampak sesudahnya. Ia takut mengatakan memiliki hubungan khusus dengan wanita asal Jawa Tengah itu karena khawatir tidak jadi menikah.

“Kalau bilang ada hubungan khusus, terus ndak menikah, kan ndak enak. Kalau bilang tidak ada hubungan khusus, nanti tahu-tahu saya menikah, nanti dibilang munafik,” kata pemilik nama asli Muhammad Aziz ini.

Pria kelahiran Jakarta, 22 Desember 1973 yang kesehariannya tidak gagap itu mengemukakan bahwa biarlah hubungannya dengan pentolan lawak Srimulat itu menjadi mistri. “Ini masalah hati,” katanya singkat.

Disinggung masalah gagap, pemain lenong Betawi ini mengatakan bahwa dirinya memang manusia yang bisa berbicara normal. “Gagap kalau ada duitnya,” katanya tertawa.

OVJ dengan pemain utama, Parto, Sule, Andre Taulani dan Nunung itu mementaskan lakon “Sang Seniman” pada Sabtu sore dan “Bulan di Denpasar” pada malam harinya di sentral Parkir Kuta. Pentas tersebut mengahdirkan penari-penari Bali dengan iringan Gamelan dari Gianyar.