Pertanyakan Jatah Proyek, Oknum Pamen Polres Kep.Selayar Bertengkar

Jumat (4/10) sekitar pukul 12.00 Wita jelang Shalat Jumat, tiba-tiba warga disekitar perlimaan jalan Wr.Monginsidi dan Wr Supratman Benteng Kep.Selayar tepatnya di lampu merah depan kantor Pos Selayar dikagetkan dengan adanya suara ribut ribut adu mulut yang nyaris berujung perkelahian antara seorang warga dan seorang oknum anggota Polres Selayar berpangkat Akp. Dari penuturan saksi mata bahwa oknum aparat tersebut adalah Kasat Shabara Polres Selayar berinisial YR”.

Dari penuturan saksi mata yang tidak mau ditulis nama dan identitasnya kepada Gheleaks menjelaskan singkat bahwa sebelum keributan itu, saksi mata melihat langsung YR datang mengendarai sepeda motor tidak turun dari motor menunjuk nunjuk masuk ke kantor konsultan diperlimaan jalan tersebut. Dan memang menurut saksi bahwa setiap hari kantor itu ramai oleh para pengusaha di Selayar. dari hasil pendengaran saksi bahwa YR kemudian menunjuki seorang dengan mengatakan bahwa kalau didaerah lain diluar Selayar semua kegiatan proyek itu harus ada keluarakan jatah buat petugas, trus kamu sambil menunjuk seseorang diantara yangada di depan kantor tersebut sambil sedikit membentak menagih mana janjimu itu , kemudian dibalas dengan menunduk oleh orang yang ditunjuk. kemudian sedikit mengumpat ke arah beberapa orang bahwa kalian itu bohong. Tiba tiba seorang dari yang ditunjuk kemudian ke depan dan meminta kepada YR untuk turun dari motor dengan menyiapkan tempat duduk serta memintanya untuk tidak marah namun hal ini kemudian memicu ketegangan diantara keduanya karena Yr tidak terima sambil menghardik dan terjadilah perang mulut dengan beberapa kali saling menantang untuk berduel. Kemudian tiba-tiba YR menjalankan kendaraannya sambil menunjuk ke arah mereka dan mengatakan sedikit teriak tunggu saya disitu , saya mau pakai pakaian dulu dan bawa anggota ke sini. Selanjutnya saksi hanya melihat YR terjatuh dari motornya di depan lampu merah.

Sementara itu PE yang bersitegang dengan YR tersebut mengaku hanya tersinggung karena dirinya merasa tidak pernah ada hubungan dengan Pak YR tiba-tiba dirinya juga ikut dibentak. Jadi saya hanya meluruskan saja. Saya tidak pernah janji apa-apa kepada Pak YR dan saya tidak terima kalau digetak. Seharusnya dia sebagai aparat harus menjadi contoh bukan malah sebaliknya apalagi saya mencium beliau itu berbau miras.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi ke pihak YR dan Kepolisian Selayar terkait hal ini. Dan dari hasil pengamatan Gheleaks di tempat kejadian masih terasa ada ketegangan diantara para pengusaha yang ada dikantor tersebut. mereka was-was dan khawatir bila kembali didatangi.

Informasi tambahan yang berhasil dikumpulkan terkait adanya oknum yang YR yang meminta uang dari pemilik kantor Konsultan dengan dalih jatah dari pengerjaan proyek untuk keamanan telah pernah berbuntut keslah pahaman dan dilaporkan kepihak Kepolisian namun kasusnya hingga saat ini juga belum diketahui perkembangan dari laporannya. terkait hal ini Gheleaks belum ada hasil konfirmasi namun akan berupaya menayangkan hasil konfirmasi pada kesempatan berikutnya. (G)peta selayar

Iklan

Pegawai Kejaksaan Nyambi Borong Proyek Pendidikan Miliaran Rupiah Di Selayar

Nama Pejabat Dan Pegawai Kejaksaan Terdengar Menjadi Pelaksana Proyek DAK Pendidikan 2010 Di Selayar

Dikemanakan Bantuan Buku Dan Alat Peraga DAK 2010 Dari Pusat ?

Sejumlah informasi yang diterima oleh Forum Peduli Selayar terkait bidang Pendidikan di wilayah hukum Kabupaten Kepulauan Selayar dalam tahun 2010 hingga 2011 menjadikan Bidang Pendidikan menjadi target program FPS tahun ini. Laporan dan informasi yang masuk ternyata benar adanya ujar Arsil Ihsan ketua FPS kepada wartawan. Kebenaran yang dimaksudkan adalah informasi mengenai belum tersalurnya anggaran DAK pendidikan tahun kemarin memang benar adanya. Hal ini bisa saja kami sebutkan, karena setelah kami telusuri kebenaran informasinya ke sejumlah sekolah penerima, ternyata memang masih banyak sekolah yang belum menerima buku dan alat peraga dari proyek DAK 2010, ujar Arsil. Selain itu kami juga mendapatkan keganjilan dalam proses pelaksanaan lelang ke dua paket proyek ini, dimana dalam proyek pengadaan alat peraga dilaksanakan dalam tahun 2011, sementara tahun penganggarannya tahun 2010. Selanjutnya proyek ini sempat terulang 2 kali proses lelang tanpa alasan yang jelas.
Arsil Ihsan ketua FPS menyayangkan sikap panitia terkait dan pihak pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar yang sangat lamban memberikan sikap tegas terhadap para pelaksana proyek pendidikan yang dinilai telah melakukan pelanggaran aturan pengadaan barang dan jasa milik pemerintah. Apalagi yang harus ditunggu bila kemudian yang menjadi korban adalah anak anak sekiolah kita. Ataukah memang benar bahwa proyek pendidikan, khususnya Dana Alokasi Khusus setiap tahunnya adalah merupakan bisnis para petinggi”? ujar Arsil yang sempat menyebutkan bahwa dalam proyek DAK pendidikan 2010 di Kabupaten Kepulauan Selayar khususnya pengadaan buku dan alat peraga dengan nilai miliaran rupiah ada nama pegawai kejaksaan dan seorang petinggi istitusi penyidikan di negeri ini. Kami punya data dan rekaman serta kami siap menyebutkan siapa siapa nama pejabat yang terlibat dalam proyek DAK pendidikan TA 2010, yang pasti bukan Bupati Selayar, kunci Arsil.