Sarah Palin Desak Pendiri Wikileaks Diburu Seperti Alqaidah

Wikileaks benar-benar membuat marah Amerika Serikat setelah mempublikasikan segudang nota diplomatik milik negara itu. Tak tanggung-tanggung, politikus yang juga mantan calon wapres Amerika, Sarah Palin, mendesak agar pendiri Wikilieaks, Julian Assange, diburu seperti usamah bin Ladin.

Kemarahan Palin itu diungkapkan dalam akun Facebook-nya. Mantan gubernur Alaskan ini menuding Gedung Putih tidak becus menangani kasus ini. ”Pertama dan terpenting, apa langkah yang mesti diambil untuk menghentikan Direktur Wikileaks, Julian Assange, untuk menghentikan penyebaran dokumen khusus yang sangat sensitif ini, karena dia sudah dua kali melakukannya,” tulisnya.

”Assange bukanlah wartawan. Dia lebih dari editor majalah Alqaidah berbahasa Inggris,” kecamnya. ”Dia seorang anti Amerika dengan darah di tangannya.”

Paling melanjutkan tulisannya. ”Dokumen yang dirilisnya dahulu telah mengungkap identitas lebih dari 100 agen atau sumber warga Afghanistan kepada Taliban. Mengapa dia tidak diburu dengan kepentingan yang sama tatkala kita memburu Alqaidah dan pemimpin Taliban?” cetusnya dengan geram.

Paling menuding ketidakmampuan pemerintah Amerika memburu Assange merupakan cerminan dari lemahnya usaha yang dilakukan.

Pemerintah Amerika kemarin telah membuka penyelidikan kriminal untuk menuntut Assange dengan tuduhan telah mempublikasikan dokumen rahasia seperti diatur dalam Undang Undang Spionase. Assange yang diyakini sekarang berada di London, sebelumnya juga sudah diselidiki oleh polisi Swedia dengan tuduhan pemerkosaan terhadap dua wanita.

Jaksa Agung Amerika, Eric Holder, menegaskan pemerintah tengah menyelidiki dugaan perbuatan kriminal yang dilakukan Wikileaks.

Komentar ditutup.