30 Rekanan Di Periksa Jaksa, Jangan Sampai Kadarkum”Pak Jaksa “

30 Rekanan Bappekab Diperiksa Kejaksaan
Tim penyidik Kejaksaan Negeri Jember terhadap dugaan pemotongan anggaran dan pengadaan fiktif telah memanggil 30 rekanan atau mitra kerja Badan Perencanaan pembangunan Kabupaten Jember. Pemanggilan hari pertama terhadap 10 rekanan tetapi yang datang hanya tiga orang sehingga yang lain akan dipanggil kemudian.

Hari ini kami memanggil 10 orang rekanan lainnya, tetapi yang datang baru enam orang. Sedang Kamis pekan lalu sudah dipanggil 10 orang,” kata Kliwon Sugiyanta, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember, Selasa (26/4/2011).

Pemeriksaan kepada 30 rekanan kerja Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Jember untuk mencartahu mengenai berbagai proyek yang dilaksanakan oleh mereka. Apakah benar-benar telah dilaksanakan sesuai dengan proposal atau rencana anggaran semula atau sekedar laporan di atas kertas.

Hasil pemeriksaan tim penyidik telah menemukan beberapa kejanggalan, seperti temuan beberapa kuitansi atas nama rekanan tertentu nilainya jutaan rupiah. Setelah ditelusuri, pihak rekanan mengaku tidak ada proyek yang dikerjakan tetapi kuitansinya ada.

Kuitansi itu atas nama rekanan yang menjadi mitra itu. Rekanan itu mengaku tidak melakukan kegiatan apa-apa dari proyek pengadaan oleh Bappekab, tetapi kuintansi atas nama rekanan itu ada. “Apakah ini disebut fiktif, kuitansi dikeluarklan oleh rekanan secara resmi tapio tidak mengerjakan apa-apa,” kata Kliwon Sugiyanto.

Hasil sementara penilaian kejaksaan mengenai kerugian akibat penyimpangan yang terjadi di Bappekab Jember masih dihitung. Nilai proyek sepanjang tahun 2007-2008 dan 2009, yang sedang diselidiki pihak kejaksaan sekitar Rp 4 milyar.======KOMPAS.com –

Komentar ditutup.