Memeras Pengusaha Kayu, 2 Oknum Polisi dan LSM Dikerangkeng

Dua oknum polisi berpangkat Bripda masing-masing berinisial Fr (20) dan Hs (20) serta seorang oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial Je (39) ditangkap unit P3D Polres Kampar.
Ketiga tersangka ini diamankan atas laporan dugaan pemerasan terhadap seorang pemilik kayu olahan jenis merbau bernama Rusman. Kini dua oknum Polres Kampar itu terpaksa meringkuk dibalik jeruji besi unit P3D Polres Kampar dan sedangkan oknum LSM itu mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Drs H MZ Mutaqqien MAP ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan para tersangka masih menjalani pemeriksaan. ‘’Kini para tersangka masih menjalani pemeriksaan dan diamankan di sel. Akibat perbuatannya, para tersangka dapat dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan,’’ ujar AKBP Drs H MZ Muttaqien MAP melalui ponselnya.

Sebelumnya para tersangka ini harus berurusan dengan hukum menemukan seorang pembawa (pemilik, red) kayu jenis merbau sebanyak dua kubik tanpa memilik dokumen bernama Rusman, di Afdeling I, PTPN V, Sungai Kencana, Desa Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar.

Kemudian, setelah itu para tersangka bersama-sama menekan orang yang membawa 35 batang kayu olahan tersebut sebesar Rp2 juta dengan mengatakan akan membawanya ke kantor polisi. Karena ketakutan, pembawa kayu itu lalu menyerahkan sejumlah uang yang diminta.

Setelah uang didapatkan, para tersangka lalu meninggalkan korban di Jalan Lindai, Tapung Hulu, Kampar. Tidak senang perbuatan para tersangka, pembawa kayu itu lalu mendatangi dan membuat laporan resmi ke Mapolres Kampar.

‘’Hasilnya, tak berapa lama laporan masuk, para tersangka ditangkap personil unit P3D (Provost,red) Polres Kampar,’’ cetus AKBP H Drs MZ Muttaqien MAP.

Komentar ditutup.